Jakarta. CNBC Indonesia – Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat pesat 1% pada perdagangan intraday pertemuan kedua, Rabu (21/5/2025). Kenaikan IHSG ini muncul setelahnya Rapat Dewan Pengelola (RDG) Bank Tanah Air (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan.
Hingga pukul 14.40, IHSG tercatat naik 1,02% ke 7.166,91 dengan nilai operasi tercatat relatif sibuk atau mencapai Mata Uang Rupiah 10,84 triliun. Adapun ukuran proses hari ini mencapai 20,46 miliar saham yang berpindah tangan 1,05 jt kali.
Sebanyak 340 saham menguat, 263 saham turun juga 195 lainnya stagnan.
Secara sektoral mayoritas sektor perdagangan bursa menguat.
Adapun saham-saham sektor perbankan tercatat kompak menguat signifikan. Saham BBRI, BBRi, BMRI dan BBCA kompak naik sekitar 2%.
Bank Indonesi (BI) memangkas suku bunga acuan atau BI rate sebesar 25 bps berubah jadi 5,50% pada Rapat Dewan Kepala daerah (RDG) yang digunakan diselenggarakan 20-21 Mei 2025.
“Rapat Dewan Kepala daerah (RDG) Bank Indonesi pada 20-21 Mei 2025 memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps berubah jadi 5,50%,” kata Pengurus BI Perry Warjiyo di konferensi pers, Rabu (21/5/2025).
Sementara itu suku bunga Deposit Facility juga turun menjadi sebesar 4,75% serta suku bunga Lending Facility turun menjadi 6,25%.
Sebelumnya, BI rate ditahan pada April 2025 di dalam level 5,75%.
Next Article IHSG Gagal Lagi Balik ke 7.100, Bidang Hal ini Biang Keroknya
Artikel ini disadur dari Breaking! IHSG Langsung Tancap Gas, Lompat 1% Usai BI Rate Turun











